Sebagai salah satu kondisi peradangan di bibir dan mulut, sariawan ditandai dengan adanya bercak putih pada rongga mulut, seperti bagian dalam bibir, gusi, langit-langit mulut, dan lidah. Apabila kamu sedang merasakan sariawan, pasti akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Sebab, aktivitas bicara, makan, minum hingga tidur terganggu akibat rasa nyeri yang timbul di rongga mulut.
Untuk itu, penting untuk menerapkan kebiasaan yang dapat mencegah sariawan agar Anda dapat beraktivitas dengan nyaman. Apa saja sih tindakan pencegahannya? Simak informasi lengkapnya pada artikel berikut, yuk!
Kebiasaan yang Dapat Mencegah Sariawan
1. Perhatikan Asupan Makanan
Pertama, kebiasaan yang dapat mencegah sariawan adalah dengan memperhatikan asupan makanan. Anda disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, seperti biji gandum, salmon dan tuna, yang tinggi asupan Asam folat, Vitamin B-12, Seng, dan Zat besi. Selain itu, batasilah konsumsi makanan dan minuman yang terlalu asam ataupun pedas agar risiko timbulnya luka berwarna putih agak kekuningan di bagian lapisan dalam mulut (sariawan) dapat diminimalisir.
2. Gunakan Sikat Gigi yang Tepat
Faktanya, tidak semua sikat gigi memiliki bulu yang lembut dan menyesuaikan bentuk kontur mulut. Ada pula jenis sikat yang terlalu besar, sehingga dapat menimbulkan sariawan. Makanya, penting bagi Anda untuk menggunakan jenis sikat gigi yang tepat dan menggosoknya secara perlahan agar tidak timbul luka pada gusi, lidah dan bagian dalam mulut.
3. Berhenti Menggigit Bibir
Sering menggigit bibir saat panik? Opal Dental sarankan untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Bekas gigitan pada bibir juga dapat memicu luka yang meradang sehingga sariawan pun timbul. Supaya tidak memicu rasa nyeri akibat sariawan, hindari kebiasaan menggigit saat panik dan menggantinya, seperti bersenandung atau menulis.

4. Hindari Kondisi Mulut Kering
Mulut yang terlalu kering, faktanya dapat menyebabkan sariawan, lho. Hal ini terjadi karena kelenjar ludah di mulut tidak memproduksi air liur yang cukup untuk menjaga mulut tetap basah, sehingga timbul luka pada lapisan dalam mulut. Untuk mengatasinya, Anda perlu menerapkan kebiasaan yang dapat mencegah sariawan, seperti minum air putih minimal 8 gelas sehari, mengunyah permen karet bebas gula, membatasi asupan kafein, dan berhenti merokok.
5. Berkumur
Berkumur merupakan salah satu kebiasaan yang dapat mencegah sariawan juga. Aktivitas ini mampu menjaga mulut dalam kondisi bersih namun tetap lembap. Setelah makan dan sebelum tidur, Anda disarankan untuk berkumur menggunakan mouthwash atau air garam. Sebab, dalam garam dan mouthwash terdapat zat antiseptik yang dipercaya mampu mengurangi peradangan dan pertumbuhan bakteri. Sehingga, baik digunakan untuk meminimalisir risiko infeksi sariawan di dalam mulut.
6. Jauhi Stres
Riset dari Indonesia Family Life Survey pada 2007 menunjukkan, tingkat stres dan depresi yang tinggi juga berpengaruh pada peningkatan angka kejadian sariawan tanpa disertai pemeriksaan klinis. Di mana stres menyebabkan tubuh mengalami beberapa perubahan, seperti penurunan imun tubuh, salah satunya produksi air liur yang bisa berdampak pada peningkatan risiko pada dinding mulut dan gusi.
Untuk itu, coba untuk mengenali apa yang menjadi faktor pemicu stres agar risiko munculnya sariawan dapat berkurang. Anda bisa lakukan kebiasaan yang dapat mencegah sariawan dengan menjauhi, yaitu meditasi dan berolahraga agar pikiran menjadi lebih tenang.

7. Jaga Kebersihan Mulut
Terakhir, kebiasaan yang dapat mencegah sariawan adalah selalu menjaga kebersihan mulut setiap harinya. Sebab, rongga mulut yang dipenuhi bakteri dan kumat dapat memicu peradangan yang bikin nggak nyaman. Untuk itu, pastikan kamu rutin berkumur dan menyikat gigi dua kali sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur) agar terhindar dari sariawan.
Selain menerapkan 7 kebiasaan yang dapat mencegah sariawan, Anda juga perlu untuk rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi terbaik minimal enam bulan sekali. Tujuannya agar saat ada infeksi pada gigi dan rongga mulut dapat segera terdeteksi dan teratasi.
Jangan lupa untuk melakukan scalling di klinik dengan perawatan gigi berstandar internasional, seperti Opal Dental. Tujuannya agar pembentukan plak dan karang gigi dapat dicegah, sehingga kebersihan rongga mulut terjaga dan risiko sariawan pun dapat diminimalisir sedini mungkin.